Bandung akan coba Teknologi Transportasi Jepang

Bandung akan coba Teknologi Transportasi Jepang

 

PAKET BANDUNG – Pemkot Bandung melakukan pejajakan menjalin kerja sama dengan Japan Smart Community Alliance (JSCA) untuk pemakaian teknologi transportasi.

Lembaga yang membawahi 350 perusahaan teknologi di Jepang tersebut akan menularkan teknologi transportasi terbaru untuk dipakai di Kota Bandung.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung Enjang Mulyana mengatakan, kerja sama antara Pemkot Bandung dan JSCA akan melibatkan lembaga lain, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Litbang Jalan Nasional, berupa riset dan terapan teknologi lalu lintas.

“Rencananya kita akan melakukan penandatanganan LOI (letter of intens) pada tanggal 27 September ini. Nanti ada detail kerja sama teknologi transportasi seperti apa,” kata Enjang di Plaza Balai Kota Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (18/9/2014).

Enjang menyatakan, teknologi yang akan diadaptasi Pemkot Bandung adalah integrated transportation system (ITS). Program tersebut akan menggantikan teknologi automatic transportation control system (ATPS) yang sudah usang.

“Kalau pakai, kita bisa melakukan monitor untuk daerah-daerah yang macet atau modifikasi traffic light. ITS ini lebih canggih. Pemantauan sama seperti ATCS, dalam satu ruangan. Tetapi ATCS sudah 20 tahun dan teknologinya dari Australia. Hanya saja pabriknya sudah tutup,” katanya.

Enjang menyebutkan, Pemkot Bandung hanya membutuhkan teknologi ITS karena pemakaian dan perawatan akan dikerjakan oleh sumber daya manusia (SDM) lokal.

“JSCA membantu pengembangan operation room. Juga ada bus listrik, tetapi ITS menjadi prioritas,” ujarnya.[hus]

Bandung akan coba Teknologi Transportasi Jepang

sumber: inilahkoran